Lampu Jalan Mulai Dipasang, Keluhan Warga Jalan Duayu–Jembatan Air Manna Terjawab
BENGKULU SELATAN – Keluhan warga terkait minimnya penerangan di ruas Jalan Pangeran Duayu menuju Jembatan Air Manna, Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Pasar Manna, akhirnya mulai terjawab.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara resmi memulai pekerjaan pemasangan lampu jalan di kawasan tersebut.
Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari survei lapangan yang sebelumnya telah dilakukan untuk menentukan titik-titik strategis pemasangan lampu.
Tercatat, sebanyak 8 titik lampu jalan akan dipasang di sepanjang jalur yang selama ini dikenal minim penerangan dan rawan bagi pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, ST melalui Kabid Cipta Karya, Bhakri Arif Andika Saputra, ST, M.Si menjelaskan bahwa dimulainya pekerjaan ini menjadi bentuk nyata respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, mulai hari ini pekerjaan pemasangan lampu jalan sudah kita laksanakan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat, khususnya terkait keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Arif, Rabu (15/04/2026).
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sinarmas KCP Manna.
“Pemasangan ini didukung melalui program CSR. Kami sangat mengapresiasi kontribusi pihak perbankan yang telah ikut berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur publik. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan,” lanjutnya.
Menurut Arif, keberadaan lampu jalan di kawasan tersebut tidak hanya sekadar penerangan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap keamanan dan aktivitas masyarakat.
“Dengan adanya lampu jalan, tentu akan meningkatkan rasa aman masyarakat saat melintas di malam hari. Selain itu, ini juga bisa menekan potensi kecelakaan dan tindak kriminal,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas Jalan Pangeran Duayu memang memiliki beberapa titik yang cukup gelap, terlebih di area mendekati jembatan. Minimnya aktivitas warga pada malam hari juga membuat suasana terasa sepi dan rawan.
Warga sekitar pun menyambut positif dimulainya pemasangan lampu jalan tersebut. Mereka berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan.
Salah satu warga mengaku selama ini merasa was-was saat melintasi kawasan tersebut pada malam hari. Dengan adanya penerangan jalan, diharapkan kondisi tersebut dapat berubah menjadi lebih aman dan nyaman.
Selain meningkatkan faktor keamanan, kehadiran lampu jalan juga diyakini akan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih terang dan aman akan mendorong mobilitas warga, termasuk bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
Pemerintah Daerah berharap, langkah ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh. (thor)


