NATAL

BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

0

PASURUAN – JATIM || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya memberikan kewaspadaan dini kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan genangan air.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan kondisi cuaca saat ini sangat dinamis dan sulit diprediksi. Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat dari panas terik menjadi hujan lebat berintensitas tinggi berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

“Terutama di daerah rawan longsor, pohon tumbang maupun genangan air harus diwaspadai.

Cuaca saat ini berubah sangat cepat. Beberapa hari panas terik, kemudian tiba-tiba hujan deras selama berjam-jam hingga menyebabkan banjir,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Sugeng, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah memicu sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah. Mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah akibat angin kencang, hingga genangan air di sejumlah ruas jalan.

Salah satu kejadian terjadi di Desa Legok, Kecamatan Gempol, pada Kamis lalu. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Wrati menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke jalan serta permukiman warga.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, debit air sungai naik dan perlahan meluap ke jalan maupun kawasan permukiman warga,” jelasnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal. Saluran drainase, keberadaan pohon-pohon besar, hingga kondisi bangunan yang sudah rapuh perlu diperiksa secara berkala guna meminimalkan risiko saat cuaca ekstrem terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon maupun berada di dekat bangunan yang berpotensi roboh,” pungkas Sugeng.

BPBD Kabupaten Pasuruan terus memantau perkembangan cuaca dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian bencana di wilayah masing-masing agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.