Boltim

Sadis! Begini Kronologi Tewasnya Bocah 5 Tahun Asal Kotamobagu Diduga Dianiaya Ibu Tiri dan Nene Tiri

0

KOTAMOBAGU- Tewasnya bocah 5 tahun asal Kota Kotamobagu, tepatnya di Desa Poyowa Kecil, akhirnya terungkap.

Dari keterangan Kapolres Gorontalo Kota melalui kasat reskrim Iptu Mohammad Nauval Seno,STK,SIK membenarkan peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan seorang bocah meninggal tersebut.

Peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Ibu tiri dan Nene tiri, terjadi di kamar kos yang ada di Kelurahan Molosifat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo pada Rabu 18 Mei 2022 pukul 20.00 Wita.

Iptu Nauval mengatakan, berawal dari laporan terkait adanya penganiayaan seorang bocah yang menyebabkan meninggal dunia, Sat Reksrim Polres Gorontalo Kota langsung mendatangi lokasi.

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tkp terdapat tanda tanda kekerasan pada tubuh korban ASK (5), serta beberapa alat bukti yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan.

Lebih lanjut Iptu Nauval menuturkan setelah melakukan olah TKP, gabungan team Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota berkoordinasi dengan resmob Polres Kotamobagu untuk mengamankan keluarga korban yang saat itu sudah kembali ke Kotamobagu untuk diinterogasi terkait kematian bocah ASK

“Dari hasil interogasi tersebut diduga pelaku penganiayaan terhadap ASK adalah ibu tirinya yakni SWA (27) berserta nenek tiri SI (65) yang merupakan warga Kelurahan Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu.

Saat ini kedua terduga pelaku beserta ayah kandung korban tersebut sudah diamankan oleh team Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo dengan dibackup resmob Kota Kotamobagu.

“Hari ini akan dilakukan otopsi pada korban di Rs.Bhayangkara Manado Sulawesi Utara,” ujar Iptu Nauval

Rencanaya setelah pelaksanaan otopsi, korban akan dimakamkan di pekuburan keluarga di Kotamobagu.

“Sedangkan kedua pelaku SW ,SI dan ayah kandung korban akan di bawa ke Kota Gorontalo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Iptu Nauval. ***

Leave A Reply

Your email address will not be published.