NATAL

Babinsa Tambaksari Aktif Dampingi Program Desa untuk Tekan Stunting

0

PASURUAN – JATIM || Upaya percepatan penanganan stunting terus digencarkan di wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya melalui kegiatan Rembug Stunting yang digelar di Balai Desa Tambaksari pada Rabu (6/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Tambaksari Koramil 0819/22 Purwodadi, Koptu Dedik, turut hadir memberikan pendampingan guna memastikan program berjalan optimal di tingkat desa.

Rembug stunting ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan Kecamatan Purwodadi Ibu Nurul, Pj Kepala Desa Tambaksari Ibu Sholihati Rohmah, Kepala Puskesmas Purwodadi dr. Agus, Bidan Desa Sri Wahyuni, serta para kader Posyandu stunting setempat.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Sejumlah strategi dibahas, mulai dari peningkatan gizi ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Koptu Dedik menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting.

Ia menilai sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami siap mendukung penuh setiap program pemerintah, khususnya dalam pencegahan stunting. Kolaborasi yang kuat antar semua pihak sangat diperlukan agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran aktif kader Posyandu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat serta pemenuhan gizi seimbang bagi anak.

Sementara itu, pihak Puskesmas Purwodadi menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan proses berkelanjutan dan tidak dapat dilakukan secara instan.

Diperlukan kerja sama dan konsistensi dari seluruh elemen agar upaya penurunan angka stunting dapat berjalan efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan gizi anak semakin meningkat, sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.