PUPR BS Sosialisasikan Aplikasi SI-MONIR, Gunawan: Kita Dorong Digitalisasi Pengelolaan SDA
BENGKULU SELATAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya air melalui pemanfaatan teknologi digital.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi SI-MONIR kepada pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan petugas lapangan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (04/11/2026) tersebut berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Seginim.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari proyek perubahan dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II yang dilaksanakan pada Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Selatan, Gunawan Putra Sugiarto, SP., M.Si., mengatakan bahwa penerapan aplikasi SI-MONIR diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemantauan, pengelolaan, serta penyampaian informasi terkait kondisi infrastruktur sumber daya air di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Menurutnya, keterlibatan pengurus P3A dan petugas lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan penerapan aplikasi tersebut.
Sebab, mereka merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan kondisi jaringan irigasi dan kebutuhan masyarakat petani.
“Melalui sosialisasi dan bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan pengurus P3A dan petugas lapangan memahami cara penggunaan aplikasi SI-MONIR. Dengan pemanfaatan teknologi ini, proses pemantauan dan penyampaian informasi di lapangan diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terarah,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan, inovasi SI-MONIR tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sumber daya air yang lebih transparan, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dukungan dan partisipasi pengurus P3A serta petugas lapangan sangat diperlukan agar data dan informasi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas PUPR Bengkulu Selatan berharap penerapan SI-MONIR dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan tata kelola sumber daya air, khususnya dalam mendukung pengelolaan jaringan irigasi dan pelayanan kepada masyarakat petani.
Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih efektif dan berkelanjutan. (thor)

