Persekap U-17 Kalah dari Deltras, Tetap Kokoh di Puncak Grup B Liga Soeratin
KOTA PASURUAN – JATIM || Meskipun Tim Persekap Kota Pasuruan U-17 harus mengakui keunggulan Deltras U-17 dengan skor 1-2 dalam laga terakhir fase Grup B Liga Soeratin U-17 2026 yang berlangsung di Stadion Untung Suropati, Kota pasuruan pada Minggu (16/08/2026) sore.
Namun menurut Muhammad Safran Selaku Menejer, hasil tersebut tidak mempengaruhi posisi Persekap Kota Pasuruan U-17 yang telah memastikan diri sebagai juara Grup B karena sudah mengamankan atau berhasil mengkoleksi nilai 6 poin.
Dijelaskan bahwa pada laga melawan Deltras, pihaknya hanya menurunkan tim pemain lapis kedua. Sementara untuk tim dari pemain inti, masih harus menjalani proses istirahat lantaran sebelumnya sudah bermain secara habis habisan hingga bisa mengumpulkan 6 poin.
“Untuk laga ini kami memang punya strategi lain. Kami mengistirahatkan pemain-pemain inti karena dua pertandingan sebelumnya mereka sudah bekerja keras dan membutuhkan waktu untuk pemulihan,” ujarnya.Safran
Selain menjaga kondisi fisik, rotasi juga dilakukan untuk menghindari akumulasi kartu kuning agar para pemain inti dapat tampil pada fase knockout.
“Kami juga menjaga akumulasi kartu kuning supaya nanti di babak knockout pemain-pemain kami bisa tampil maksimal,” jelasnya.
Meski memainkan banyak pemain pelapis, ia menilai seluruh pemain telah berusaha memberikan penampilan terbaik. Namun, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama komunikasi dan kerja sama antarpemain.
“Kami masih perlu meningkatkan komunikasi dan kerja sama. Di lini tengah, pemain terkadang masih terburu-buru dan kurang tenang dalam memainkan bola,” katanya.
Sebelumnya, Persekap Kota Pasuruan U-17 meraih kemenangan 2-0 atas skor pada pertandingan pertama. Kemudian pada laga kedua, Persekap kembali meraih kemenangan 1-0 atas Persekam.
Dengan dua kemenangan tersebut, Persekap berhasil mengamankan 6 poin sekaligus dan memastikan diri menjadi juara dalam Grup B.
Menghadapi fase knockout, tim pelatih menegaskan target Persekap U-17 tetap memburu kemenangan. Sebab, sistem gugur membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
“Safran Menagret kami ke depan tentu selalu menang. Karena sudah masuk knockout, kalau kalah ya selesai, tidak ada pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Untuk menghadapi babak berikutnya, Persekap U-17 masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan. Pertandingan dari grup lain dijadwalkan berlangsung hingga 24 Agustus 2026, sehingga calon lawan Persekap baru dapat diketahui setelah seluruh pertandingan fase grup selesai.
Selama masa jeda tersebut, para pemain tetap menjalani latihan. Fokus utama tim adalah menjaga kondisi fisik dan stamina sebelum menghadapi pertandingan knockout.
“Selama masa libur teman-teman tetap berlatih. Kami lebih fokus menjaga stamina, kemudian ada beberapa kegiatan di luar latihan,” pungkasnya.(AL)

