NATAL

Bupati Rusdi Dorong UKM Percantik Kemasan, Produk Berkualitas Saja Tak Cukup

0

PASURUAN – JATIM || Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pasar. Salah satu langkah yang ditekankan adalah pentingnya menghadirkan kemasan produk yang kreatif, menarik, dan memiliki nilai jual tinggi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, saat membuka kegiatan Pelatihan Kemasan Produk IKM yang digelar di HM Roeslan Convention, Minggu (21/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kemasan bukan lagi sekadar pembungkus produk, melainkan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan minat konsumen.

Menurutnya, di era modern saat ini masyarakat tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kepercayaan, pengalaman, dan identitas yang melekat pada sebuah merek.

“Sering kali konsumen tertarik membeli bukan semata karena kualitas produknya, tetapi karena kemasannya mampu menarik perhatian. Kemasan yang baik dapat menjadi pintu pertama untuk memenangkan hati konsumen,” ujarnya.

Di hadapan ratusan pelaku usaha yang hadir, Rusdi menekankan bahwa kemasan yang profesional mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat citra usaha, memperluas jaringan pemasaran, hingga membuka peluang menembus pasar nasional bahkan internasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku IKM dan UKM di Kabupaten Pasuruan untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun branding yang kuat agar tidak kalah bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia usaha. Yang penting kualitas produk tetap terjaga dan didukung kemasan yang menarik. Jika itu dilakukan secara konsisten, konsumen akan tetap memilih produk kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan desain kemasan dan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Menurutnya, kreativitas menjadi modal utama yang harus dimiliki pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

“Pelaku usaha harus berani berinovasi. Kemasan yang kreatif dan branding yang kuat akan menjadi nilai lebih yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal,” katanya.

Ghony juga menegaskan komitmen Pemkab Pasuruan untuk terus mendampingi pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, fasilitasi promosi, kemudahan perizinan, hingga akses pembiayaan guna mempercepat pertumbuhan sektor IKM.

“Kami ingin IKM Kabupaten Pasuruan terus berkembang dan naik kelas. Pemerintah akan terus hadir memberikan pendampingan agar produk-produk lokal semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tandasnya.

Pelatihan yang mengusung tema “Bikin Produk Makin Dilirik Lewat Kemasan yang Kreatif dan Menarik” tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang desain, branding, logistik, dan pemasaran.

Mereka antara lain Rio Purba (Graphic Design Expert), Eko Lutfi Mahardika (Regional Manager J&T Indonesia), Catra Aldino (General Manager Thamrin Jaya), serta Fortunando (Branding Specialist).

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku IKM dan UKM di Kabupaten Pasuruan mampu menghasilkan produk yang tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki kemasan dan identitas merek yang mampu menarik perhatian pasar yang lebih luas.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.