Masjid Al Fallah Desa Batu Panco Rampung Direhab Berkat Swadaya Masyarakat
BENGKULU SELATAN – Semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat kembali ditunjukkan oleh warga Desa Batu Panco, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan melalui pelaksanaan rehabilitasi Masjid Al Fallah yang seluruh pembiayaannya berasal dari bantuan swadaya masyarakat.
Kegiatan rehabilitasi tersebut dilaksanakan mulai dari titik nol pembangunan hingga selesai dengan mengandalkan partisipasi dan dukungan penuh dari warga desa serta para donatur yang memiliki kepedulian terhadap sarana ibadah.
Rehabilitasi Masjid Al Fallah dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah.
Sejumlah bagian bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan diperbaiki, termasuk beberapa fasilitas pendukung yang dinilai perlu ditingkatkan agar masjid dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Sejak awal pelaksanaan, masyarakat Desa Batu Panco menunjukkan antusiasme yang tinggi. Tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk dana, warga juga turut menyumbangkan tenaga, waktu, serta material bangunan sesuai kemampuan masing-masing.
Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan terlihat nyata selama proses rehabilitasi berlangsung.
Kepala Desa Batu Panco, Junaidi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rehabilitasi Masjid Al Fallah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kepedulian bersama demi kemajuan desa serta peningkatan kualitas sarana ibadah.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Batu Panco serta para donatur yang telah memberikan bantuan, baik berupa dana, tenaga maupun pikiran. Rehabilitasi Masjid Al Fallah ini murni dilaksanakan melalui dana swadaya masyarakat dari awal hingga selesai. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat masih sangat kuat,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan bahwa keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, menjaga dan merawat masjid merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Masjid adalah milik bersama dan menjadi pusat pembinaan umat. Kami berharap setelah rehabilitasi ini selesai, masyarakat semakin nyaman beribadah dan semakin aktif memakmurkan Masjid Al Fallah melalui berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial,” tambahnya.
Dengan selesainya rehabilitasi Masjid Al Fallah, masyarakat Desa Batu Panco kini dapat menikmati fasilitas ibadah yang lebih baik dan representatif. Keberhasilan pembangunan yang sepenuhnya didukung oleh dana swadaya masyarakat tersebut menjadi contoh nyata bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
Pemerintah Desa Batu Panco berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin selama proses rehabilitasi dapat terus dipertahankan dalam berbagai program pembangunan lainnya, sehingga mampu mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (thor)

