Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan, Ny. Luluk Williams Apresiasi Lingkungan Hunian Karyawan PT Socfindo Aek Loba
ASAHAN – Kunjungan kerja Ny. Luluk Williams, istri dari Principal Director PT Socfindo ke Divisi VIII Kebun Aek Loba, Desa Perkebunan Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, berlangsung hangat dan penuh makna, Sabtu (9/5/2026).
Kedatangan rombongan disambut meriah dan menjadi momen penting untuk meninjau langsung kesejahteraan, fasilitas pendukung, serta kualitas lingkungan tempat tinggal para karyawan dan keluarga.
Rombongan Ny. Luluk Williams tampak didampingi oleh Istri General Manager PT Socfindo, Ny. Hartaty Martina Tarigan, Istri Estate Advisor Ny. Teresa Enthoven, Istri Kepala Bagian Umum Ny. Indun Sugihartana, serta dr. Michael Tamalate selaku dokter perusahaan. Tak kalah semarak, tim KISS (Kumpulan Ibu & Istri Staf Socfindo) juga turut serta memeriahkan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 9 hingga 12 Mei 2026 ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan, di mana jajaran istri pimpinan perusahaan meninjau unit-unit operasional di berbagai wilayah.
Pada hari kedua kunjungan, fokus utama rombongan tertuju pada peninjauan sarana dan prasarana PAUD Tunas Bangsa serta Tempat Penitipan Anak (TPA). Di lokasi tersebut, terjalin dialog interaktif antara Ny. Luluk bersama rombongan dengan para pengelola dan penyelenggara pendidikan. Pertemuan ini sekaligus menjadi wadah sosialisasi dan edukasi penting terkait peningkatan kesehatan keluarga, mendorong pola hidup sehat, serta pemenuhan gizi seimbang sebagai langkah nyata dalam mencegah kasus stunting.
Peninjauan ini bukan sekadar melihat ketersediaan fasilitas, melainkan juga evaluasi mendalam terhadap penerapan pola hidup sehat, kenyamanan, hingga keindahan lingkungan yang menjadi tempat tumbuh kembang anak-anak karyawan.
Ny. Luluk Williams memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas langkah dan inisiatif manajemen Kebun Aek Loba dalam menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya nyaman, namun juga sehat dan asri bagi seluruh keluarga besar perusahaan. Baginya, keberadaan fasilitas seperti Rumah Sehat dan PAUD bukan sekadar bangunan fisik atau infrastruktur semata, melainkan bukti nyata perhatian besar perusahaan terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup para pekerja.
“Keberhasilan menciptakan Rumah Sehat ini sangat luar biasa. Ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan keindahan lingkungan. Hal ini jelas akan berdampak positif pada gairah hidup dan semangat kerja seluruh karyawan,” ujar Ny. Luluk Williams saat meninjau lokasi.
Selain fasilitas pendidikan dan kesehatan, ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan. Ia mendorong warga dan keluarga karyawan untuk aktif menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta mengembangkan kebun gizi. Menurutnya, langkah ini strategis guna mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus melestarikan kearifan lokal yang bermanfaat bagi kesehatan.
Rangkaian agenda hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan perumahan karyawan hingga rumah dinas staf pimpinan. Di setiap titik, peninjauan dilakukan secara cermat untuk menilai langsung kualitas bangunan, kebersihan lingkungan, serta tata kelola keindahan kawasan hunian tersebut.
Group Manager III PT Socfindo, Irwan Sya’ban, melalui perwakilan Pengurus Kebun Aek Loba, Fakhry Zein, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan di seluruh unit kebun milik perusahaan. Tujuannya jelas, yakni memastikan standar kesejahteraan terjaga, memeriksa fasilitas, serta memantau berjalannya program pemberdayaan keluarga.
“Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan membangun komunitas karyawan yang sehat, sejahtera, dan harmonis. Hasil evaluasi dari kunjungan ini nantinya akan menjadi dasar pemberian penghargaan bagi divisi-divisi yang berprestasi, yang akan diserahkan pada penutupan rangkaian kegiatan,” ungkap Fakhry Zein.
Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut sejumlah pejabat perusahaan dan unsur pemerintah setempat, antara lain Asisten Kepala Unit II Jefri Indo Saragih, Asisten Divisi VIII Mario Sinaga, Kepala Desa Padang Pulau Ahmad Rahan, serta Kepala Desa Perkebunan Padang Pulau Suriani. Seluruh kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam tentang kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan manusianya.(Don)

