NATAL

Jelang Keberangkatan Haji, Pemkab Pasuruan Siapkan Bus dan Seragam bagi Jamaah

0

PASURUAN — JATIM || Sebanyak 1.635 warga Kabupaten Pasuruan dijadwalkan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah pada tahun ini. Para calon jamaah haji tersebut akan mulai diberangkatkan pada 22–23 April 2026 melalui sembilan kelompok terbang (kloter), yakni kloter 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan 37.

Namun, dari total jamaah tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, menjelaskan bahwa pihaknya telah segera berkoordinasi dengan ahli waris terkait hak keberangkatan haji yang dapat dialihkan.

“Ketika ahli waris memiliki hak, namun memilih tidak berangkat tahun ini dan menundanya ke 2027, maka otomatis posisi tersebut akan diisi oleh jamaah cadangan yang sudah melunasi BPIH,” ujar Marzuqi saat ditemui di kantornya, Selasa (14/4/2026).

Adapun rincian jamaah yang berangkat, meliputi kloter 3 sebanyak 1 orang, kloter 4 sebanyak 8 orang, kloter 5 sebanyak 63 orang, kloter 6 sebanyak 373 orang, kloter 7 sebanyak 375 orang, kloter 8 sebanyak 374 orang, kloter 9 sebanyak 374 orang, kloter 10 (gabungan dengan Kota Pasuruan) sebanyak 60 orang, serta kloter 37 sebanyak 6 orang.

Marzuqi, yang akrab disapa Gus Anis, menambahkan bahwa seluruh tahapan persiapan keberangkatan telah rampung. Saat ini, pihaknya tinggal melakukan finalisasi serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Pasuruan, khususnya terkait armada dan kebutuhan teknis lainnya.

“Saat ini kami fokus pada finalisasi bersama Pemkab dan Pemkot Pasuruan. Insya Allah semua berjalan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran ibadah haji para jamaah, terutama dalam hal transportasi menuju Asrama Haji Sukolilo maupun saat kepulangan nanti.

“Pemkab Pasuruan siap membantu keberangkatan jamaah, termasuk menyediakan armada bus untuk mengantar dan menjemput mereka,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pemkab Pasuruan juga menyiapkan seragam khusus bagi jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan sebagai identitas khas, sehingga memudahkan mereka saling mengenali selama berada di Tanah Suci.

“Kami juga membuatkan seragam dengan ciri khas khusus agar jamaah Kabupaten Pasuruan mudah dikenali satu sama lain,” pungkasnya.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.