NATAL

Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda, Sylvia Fransisca Gagas Edukasi Pancasila Berbasis Multimedia

0

BENGKULU SELATAN – Upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda terus didorong melalui inovasi edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Salah satunya digagas Sylvia Fransisca, SE., MM., Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Wawasan dan Kebangsaan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Selatan.

Melalui inovasinya bertajuk Strategi Penguatan Edukasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Peningkatan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda melalui Multimedia pada Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Selatan, Sylvia berupaya menghadirkan pola edukasi kebangsaan yang lebih modern, inovatif, interaktif, dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut menyasar generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha, dengan memanfaatkan platform multimedia berbasis digital sebagai sarana penyampaian materi tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan.

Pendekatan ini diharapkan dapat membuat edukasi nilai-nilai Pancasila lebih mudah dipahami melalui konten visual yang menarik, komunikatif, serta sesuai dengan perkembangan tren media digital yang dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini.

Sylvia Fransisca, yang akrab disapa Siska, mengungkapkan bahwa pemanfaatan multimedia menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas edukasi wawasan kebangsaan sekaligus menyesuaikan metode penyampaian materi dengan karakteristik generasi muda.

“Melalui inovasi multimedia ini, kami ingin menghadirkan edukasi nilai-nilai Pancasila yang lebih menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan perkembangan zaman. Harapannya, generasi muda tidak hanya mengenal Pancasila secara teori, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Siska.

Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang memberikan kemudahan akses terhadap berbagai informasi, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran disinformasi, intoleransi, hingga potensi paparan paham radikalisme.

Karena itu, edukasi kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan metode yang mampu menjangkau generasi muda secara lebih luas.

Konten multimedia diharapkan menjadi media pendukung untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, gotong royong, cinta tanah air, serta penghargaan terhadap keberagaman.

Dalam mewujudkan tujuan tersebut, Siska juga telah mendapatkan dukungan dari Bupati Bengkulu Selatan H. Rifa’i Tajuddin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, M.M.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan inovasi edukasi wawasan kebangsaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Melalui dukungan tersebut, inovasi yang digagas diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelaksanaan edukasi Pancasila sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja Badan Kesbangpol dalam menjalankan fungsi pembinaan wawasan kebangsaan.

Siska berharap, penerapan strategi edukasi berbasis multimedia ini mampu membentuk generasi muda Bengkulu Selatan yang memiliki wawasan kebangsaan kuat, berkarakter Pancasila, serta memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu persatuan dan keharmonisan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah terwujudnya generasi muda yang nasionalis, toleran, bijak dalam menerima informasi, dan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda di Bengkulu Selatan,” tutupnya.

Dengan pendekatan edukasi yang mengikuti perkembangan teknologi, inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperkuat fondasi kebangsaan sejak dini serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkulu Selatan yang harmonis, nasionalis, dan kondusif. (thor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.