Babinsa Bulukandang Perkuat Sinergi Penanganan Stunting Melalui Rembuk Desa
PASURUAN – JATIM || Upaya percepatan penurunan angka stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Kantor Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/7/2026), dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat.
Babinsa Desa Bulukandang dari Koramil 0819/19 Prigen, Peltu Lukman, turut hadir sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Prigen Ifan Gunardi, Kepala Desa Bulukandang Wahi A., Bidan Desa Tulus Yunik, Bhabinkamtibmas Desa Bulukandang Aiptu Honsun, Ketua BPD Tajuri, Pendamping Desa Wahyu, Ketua TP PKK Desa Bulukandang Istiqomah, serta kader kesehatan dan perwakilan masyarakat.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyatukan komitmen untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan stunting melalui pendekatan terpadu.
Pembahasan difokuskan pada pemetaan keluarga berisiko stunting, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi balita, edukasi pola asuh, hingga perbaikan sanitasi lingkungan.
Kepala Desa Bulukandang menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, kader posyandu, PKK, hingga masyarakat agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal.
Sementara itu, Peltu Lukman menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung berbagai program pembangunan di desa, termasuk upaya percepatan penurunan angka stunting.
“Stunting merupakan persoalan yang harus ditangani secara bersama-sama. Dengan kerja sama seluruh unsur, kami optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
Hasil rembuk stunting ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan program prioritas Desa Bulukandang yang diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Melalui komitmen bersama tersebut, diharapkan berbagai program pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu mewujudkan Desa Bulukandang yang sehat, maju, serta bebas stunting.(AL)

