NATAL

Abrasi Sungai Gerus Badan Jalan Di Durian Seginim, Keselamatan Pengendara Terancam

0

BENGKULU SELATAN – Kerusakan serius mengancam ruas jalan lintas yang berada di Desa Durian Seginim, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kondisi badan jalan yang berada di dekat aliran sungai kini semakin memprihatinkan setelah bagian bawah jalan terus mengalami pengikisan akibat derasnya arus sungai.

Dari pantauan di lapangan, terlihat keretakan yang cukup parah di tepi jalan. Bahkan, sebagian tanah penyangga di bawah badan jalan telah tergerus sehingga membentuk rongga besar.

Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena jalan itu merupakan akses penting yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas.

Ancaman kerusakan yang semakin meluas membuat warga cemas. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, ruas jalan tersebut dikhawatirkan dapat amblas dan memutus jalur transportasi masyarakat.

Selain menghambat mobilitas warga, kondisi itu juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara yang melintas, terutama pada malam hari saat jarak pandang terbatas.

Sebagai langkah antisipasi sementara, Pemerintah Desa bersama masyarakat setempat telah memasang tanda peringatan darurat di sekitar lokasi yang rawan.

Patok kayu dan kain bekas dipasang di tepi jalan guna memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintas.

Kepala Desa Durian Seginim, Mirzan Paruzi, mengatakan bahwa kerusakan di lokasi tersebut semakin mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, meningkatnya curah hujan turut mempercepat terjadinya pengikisan tanah di bawah badan jalan.

“Kami dari Pemerintah Desa sudah melakukan pemasangan rambu peringatan seadanya sebagai bentuk usaha awal mencegah kecelakaan. Namun kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa dibiarkan terlalu lama,” ujar Mirzan Paruzi, Senin (04/05/2026).

Ia menambahkan bahwa pemerintah desa berharap adanya perhatian serius dari pemerintah yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan tersebut.

Menurutnya, penanganan cepat sangat diperlukan sebelum kerusakan bertambah luas dan berdampak lebih besar terhadap masyarakat.

“Kami sangat berharap perhatian dan bantuan dari Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Bengkulu, karena jalan ini merupakan aset milik Pemprov. Kami mohon agar segera ada penanganan sebelum kerusakan bertambah parah dan akses masyarakat benar-benar lumpuh,” tegasnya.

Masyarakat setempat berharap pemerintah segera melakukan kajian teknis dan langkah penanganan permanen, seperti pembangunan bronjong atau penguatan struktur badan jalan di sepanjang titik yang rawan longsor.

 

Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Hingga saat ini, warga dan Pemerintah Desa Durian Seginim masih menantikan tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Mereka berharap langkah konkret segera dilakukan agar akses transportasi masyarakat tetap aman dan tidak terganggu oleh ancaman longsor yang terus mengintai. (thor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.