Pesan Bupati Boltim Pada Pencanangkan 6 Desa Sebagai KTN

0

BOLTIM– Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto mencanangkan 6 desa sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN), Kamis (1/04/2021). Peresmian yang dipusatkan di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Modayag, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Adapun 6 desa yang dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara itu, yakni; Desa Sumber Rejo, Modayag II, Inaton, Bangunan Wuwuk, Mooat dan Kokapoi. Kampung Tangguh Nusantara sendiri merupakan program khusus Kapolri dan Panglima TNI dalam rangka penanganan Covid-19 di bidang ketahanan pangan, kesehatan, keamanan dan sosial ekonomi.

Dalam sambutan, Bupati mengatakan, tujuan kampung tangguh nusantara untuk menggiring masyarakat melakukan inovasi serta kreasi dibidang pertanian, perikanan, keamanan dan ekonomi ditengah pandemi covid-19. Selain itu, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19. Serta mendukung pemulihan ekonomi daerah.

“Hari ini saya bersama pak Kapolres meresmikan kampung tangguh nusantara, dan tentu makna dari sebuah kampung tangguh nusantara itu harus diketahui 6 sangadi yang desanya terpilih ini,” kata Bupati.

Lanjut Bupati, diresmikannya sebagai kampung tangguh nusantara ini, enam desa harus benar-benar tangguh baik secara ekonomi, sosial, keamanan, kesehatan dan tentu dengan keimanan.

“Tangguh dalam arti ditengah pandemi seperti ini, desa-desa yang terpilih mereka harus memiliki kegiatan, antara lain mengolah hasil pertanian. Nah, ditengah pandemi ini kita di tuntut untuk berkreasi serta berinovasi yang kemudian bisa menyokong perekonomian kita yang lagi terdampak pandemi covid-19. Itu makna kampung tangguh secara ekonomi,” terang Bupati.

Sedangkan untuk keamanan, Bupati mengajak agar desa harus benar-benar tangguh untuk menghalau semua persoalan dan masalah yang akan datang. Seperti peristiwa yang menyedihkan yang terjadi di Makassar dengan adanya teror bom bunuh diri.

“Jadi tidak hanya tangguh secara ekonomi, tapi juga Kamtibmas harus tangguh. Artinya masyarakat harus bahu membahu memberikan informasi kepada polisi apabila ada hal-hal yang mencurigakan di lapangan,” ujar Bupati

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau kepada pemerintah desa dan masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban dengan selalu menciptakan suasana damai, aman dan kondusif. “Saya mengimbau agar mari kita sama-sama menjaga keamanan di daerah kita tercinta ini, agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” ucap Bupati.

Kegiatan yang tetap mengutamakan protokol kesehatan itu, turut dihadiri Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, Wakapolres, Muhammad Monoarfa, Wakil Ketua DPRD, Meddy Lensun, Ketua PKK yang juga anggota DPRD Boltim, Ervina Budiman, para asisten Setda Boltim, pimpinan SKPD, camat, sangadi serta tokoh masyarakat. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.