NATAL

Hasil Mediasi Kasus Chat Asusila Oknum Guru, SMA Negeri 1 Masyuri Podomi Tetap Jamin Hak Pendidikan Siswa

0

KOTAMOBAGU — Pasca terjadinya kasus dugaan chat asusila yang melibatkan oknum guru terhadap salah seorang siswa, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Masyuri Podomi telah memfasilitasi pertemuan mediasi bersama orang tua siswa. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati tiga poin utama.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Masyuri Podomi, Masyuri Podomi, menyampaikan pernyataan resmi kepada media:

“Saya selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Masyuri Podomi ingin menyampaikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi kami, dan kami telah berupaya memfasilitasi pertemuan mediasi bersama orang tua siswa untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak,” ujar Masyuri.

Dari proses mediasi yang telah dilaksanakan, lanjut Masyuri terdapat tiga poin kesepakatan. Dimana pihak sekolah dengan tegas menjamin hak-hak pendidikan siswa yang bersangkutan tetap terpenuhi.

“Ia tetap berhak menerima pelajaran dan mendapatkan pendidikan sebagaimana siswa lainnya. Sekolah tidak boleh dan tidak akan merugikan siswa dalam hal proses belajar mengajar,” terangnya.

Sedang kesepakatan kedua kata Masyuri, SMA Negeri 1 akan segera menyurati pihak Cabang Dinas Pendidikan terkait untuk melaporkan perkembangan kasus ini dan meminta arahan serta langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap kepada siswa yang bersangkutan maupun seluruh siswa lainnya, agar tetap fokus pada kegiatan belajar. Jangan biarkan hal ini mengganggu masa depan dan cita-cita kalian,” ungkapnya.

Sementara itu kata Masyuri, terkait laporan ke aparat penegak hukum, hal itu adalah kewenangan mutlak orang tua atau wali murid.

“Sekolah tidak menghalangi, tidak memaksa, dan menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan keluarga siswa. Sedangkan untuk mutasi oknum guru yang terlibat, hal itu bukan kewenangan pihak sekolah, melainkan berada di bawah wewenang Dinas Pendidikan. Kami akan tetap melaporkan dan mengusulkan langkah yang sesuai dengan prosedur.l,” katanya.

Masyuri  menyadari bahwa kejadian ini menjadi sorotan dan menimbulkan kekhawatiran. Untuk itu, pihaknya berkomitmen menjaga lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan melindungi seluruh warga sekolah. Ia juga berharap agar kasus ini diselesaikan dengan bijak, transparan, dan mengutamakan kepentingan siswa.

Pihak sekolah berkomitmen menjaga iklim pendidikan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga sekolah. Langkah selanjutnya akan disesuaikan dengan arahan dari instansi terkait.(Andong)

Leave A Reply

Your email address will not be published.