NATAL

BPBD Pasuruan Salurkan Ribuan Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir

0

PASURUAN – JATIM || Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bergerak membantu warga terdampak banjir, salah satunya dengan menyalurkan nasi bungkus ke sejumlah wilayah terdampak.

Sejak banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan pada Selasa (24/3/2026) malam, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, langsung menginstruksikan BPBD untuk mengaktifkan shelter kebencanaan di tiga kecamatan, yakni Rejoso, Bangil, dan Winongan.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama hingga Kamis (26/3/2026), pihaknya telah mendistribusikan tidak kurang dari 10 ribu nasi bungkus kepada warga terdampak.

Bantuan diprioritaskan ke wilayah yang masih tergenang cukup tinggi, seperti Kecamatan Winongan, Rejoso, Beji, Grati, dan sekitarnya.

“Seluruh shelter kami aktifkan untuk memenuhi kebutuhan darurat, khususnya penyediaan nasi bungkus. Hingga saat ini produksi dan distribusi terus berjalan untuk membantu masyarakat,” ujar Sugeng saat ditemui di Shelter Rejoso.

Ia menambahkan, setiap harinya BPBD memproduksi sekitar 3.000 nasi bungkus yang langsung disalurkan kepada warga. Untuk mempercepat proses dapur umum dan distribusi, BPBD mengerahkan seluruh personel, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan para relawan.

“Kami kerahkan semua personel karena jumlah yang harus disiapkan cukup besar dan wilayah distribusinya luas,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, BPBD mencatat masih ada 11 kecamatan yang terdampak banjir. Namun, kondisi terparah masih terjadi di Kecamatan Rejoso dan Beji.

Di Kecamatan Rejoso, tercatat sebanyak 1.774 rumah di 11 desa masih tergenang. Wilayah terparah berada di Desa Jarangan dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

Sedangkan di Kecamatan Beji, tiga desa masih terdampak cukup serius, yakni Desa Kedungringin, Kedungboto, dan Cangkring Malang. Kondisi terparah terjadi di Dusun Bahrowo, Desa Kedungringin, dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter.

“Untuk wilayah lainnya, ketinggian air rata-rata antara 20 hingga 60 sentimeter dan sebagian sudah mulai surut. Namun, khusus di Rejoso dan Beji, genangan masih cukup tinggi,” pungkasnya.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.