BPBD Kota Kotamobagu Luncurkan Mitigasi Bencana untuk Pastikan Investasi Berkembang Aman dan Berkelanjutan
KOTAMOBAGU — Badan Pengelolaan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kotamobagu menyusun langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah ini berjalan beriringan dengan upaya perlindungan terhadap risiko bencana. Melalui program edukasi dan sosialisasi mitigasi awal, BPBD akan membekali para pelaku investasi dengan pemahaman lengkap mengenai peta lokasi dan potensi ancaman bencana di wilayah Kota Kotamobagu.
Kepala BPBD Kota Kotamobagu, Asriyanto Mapisangka, S.T., M.M., menjelaskan bahwa masuknya investasi ke daerah membawa dampak positif yang besar, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi, terbukanya lapangan pekerjaan, hingga bertambahnya pendapatan daerah. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Bolaang Mongondow Raya, posisi Kota Kotamobagu memang sangat strategis. Namun demikian, kata dia, keberhasilan pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan.
“Kota Kotamobagu berada di wilayah yang memiliki potensi risiko gempa bumi. Tanpa kesiapan yang baik, bencana dapat menimbulkan kerusakan pada aset, infrastruktur, dan bangunan, mengganggu kelangsungan usaha, serta menimbulkan biaya pemulihan yang sangat besar,” ungkap Asriyanto saat berbincang dalam acara Ngopi Break di Cafe Six, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, baru-baru ini.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong perubahan pola pengelolaan investasi yang sebelumnya bersifat sektoral, menuju tata kelola yang berbasis data, kolaborasi, dan pemetaan risiko bencana.
“Pertumbuhan investasi harus berjalan seiring dengan keselamatan dan ketahanan terhadap bencana,” tegasnya.
Melalui program mitigasi awal ini, para pelaku investasi akan mendapatkan berbagai manfaat penting, antara lain:
-Memahami risiko bencana di lokasi rencana pembangunan
– Mendapatkan informasi lengkap melalui peta potensi bencana
-Mendorong terciptanya investasi yang aman dan berkelanjutan
– Meningkatkan kualitas serta ketahanan lingkungan pembangunan
Asriyanti berharap, dengan bekal pengetahuan yang memadai sejak awal, setiap investasi yang masuk ke Kota Kotamobagu tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga tangguh dan siap menghadapi potensi risiko bencana di masa mendatang.(And)
