NATAL

Pemkab Pasuruan Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur

0

PASURUAN – JATIM || Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin (12/10/2026) pagi. Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, dengan dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah serta berbagai unsur masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Sejumlah petugas turut menjalankan tugas dalam prosesi peringatan tersebut. Hasanudin, guru SMKN 1 Bangil, dipercaya sebagai komandan upacara, sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, Firdaus Handara, bertugas sebagai perwira upacara.

Sementara itu, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan oleh Jon Amari. Petugas pembaca Panca Prasetya Korpri adalah M. Hyldan Firndanda Wahyudi, sedangkan pembacaan sejarah singkat Hari Jadi Provinsi Jawa Timur disampaikan oleh Sudian Agus Mahardiko.

Peserta upacara terdiri atas unsur Satpol PP, pemadam kebakaran, Tagana, TKSK, lurah, Korpri, guru, siswa-siswi SMA/SMK, hingga anggota Pramuka. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan aparatur pemerintah dan masyarakat dalam memperingati hari jadi provinsi.

Dalam amanatnya, Shobih Asrori yang akrab disapa Gus Shobih membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sambutan tersebut menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum memperkuat pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”, peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Pemerataan akses terhadap pelayanan dasar serta peningkatan kualitas hidup masyarakat juga harus menjadi perhatian utama.

Dalam sambutan yang dibacakan Gus Shobih, ditegaskan bahwa pembangunan yang unggul perlu ditopang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, keterampilan tenaga kerja, serta daya saing produk daerah.

Di sisi lain, pembangunan berkelanjutan menuntut tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian kekayaan budaya agar tetap terjaga bagi generasi mendatang.

“Pembangunan yang unggul harus didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, keterampilan tenaga kerja, serta daya saing produk daerah. Dan untuk pembangunan berkelanjutan menuntut tanggung jawab dalam mengelola sumber daya alam dan menjaga kekayaan budaya untuk generasi mendatang,” demikian amanat yang disampaikan Gus Shobih.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil pembangunan harus dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun perdesaan, termasuk masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan.

Karena itu, arah pembangunan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu membuka peluang yang lebih luas di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik.

Menurut amanat tersebut, pemerataan pembangunan menjadi salah satu aspek penting agar kemajuan Jawa Timur tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu. Kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak, pekerjaan, serta pelayanan publik yang berkualitas harus terus diperluas.

Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan Jadi Perhatian
Dalam sambutan Gubernur Jawa Timur yang dibacakan Wakil Bupati Pasuruan, perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat turut menjadi perhatian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disebutkan dalam sambutan tersebut, perekonomian Jawa Timur pada semester I 2026 tumbuh sebesar 5,84 persen.

Sementara itu, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 tercatat sebesar 9,06 persen. Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 mencapai 3,42 persen.

Capaian tersebut menjadi bagian dari gambaran perkembangan pembangunan di Jawa Timur. Namun, penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap membutuhkan kerja bersama agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara lebih luas.

Pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Penguatan sektor produktif, seperti industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian, juga menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkab Pasuruan menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, merata, dan berkelanjutan.

Momentum ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas kesempatan ekonomi, serta menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya demi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.