NATAL

Haul Akbar Sangar ke-26 Digelar, Jamaah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

0

KOTA PASURUAN – Ribuan jamaah mengikuti Haul Akbar Sangar ke-26 yang digelar di Masjid Sabilul Muhtadin, Jl Hasanudin Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Pangungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang para ulama, tetapi juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Haul Akbar Sangar tahun ini mengangkat sejumlah rangkaian kegiatan, di antaranya Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani RA ke-26, serta Haul Al-Maghfurlah KH Ahmad Asfihani bin Abdullah Faqih ke-6.

Ketua panitia Haul Akbar Sangar, Mukhamad Soleh, mengatakan kegiatan tersebut telah berlangsung secara rutin sejak tahun 2000. Hingga tahun ini, haul telah memasuki pelaksanaan yang ke-26.

“Ini Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani yang ke-26. Kegiatan ini berawal sejak tahun 2000 dan sampai sekarang sudah 26 kali dilaksanakan,” kata Mukhamad Soleh.

Menurutnya, keberlangsungan haul setiap tahun menjadi bagian dari upaya keluarga dan masyarakat untuk mempertahankan tradisi keagamaan yang telah berjalan selama puluhan tahun.

Selain menjadi sarana mendoakan dan mengenang para ulama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat hubungan antara jamaah, ulama, tokoh agama, keluarga dan masyarakat.

Sejumlah ulama dan tokoh agama turut hadir dalam kegiatan tersebut. Panitia juga mengundang para kiai serta tokoh masyarakat dari sejumlah wilayah.

Di antaranya Habib Muhammad Mustofa dari Tuban, Gus Edris, Gus Qodir, Abdul Hamid Bin Qusairy, KH Sahal, Habib Hadi, Lurah Karanganyar Rafli, unsur Babinsa, Polsek, keluarga besar serta para jamaah.

Rangkaian Haul Akbar Sangar ke-26 berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Kegiatan diawali dengan Khotmil Quran Bil Hifdzi yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB.

Memasuki sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan istighotsah dan pembacaan Yasin. Jamaah kemudian mengikuti pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Radhiyallahu ‘Anhu, tahlil dan doa wahbah.

Puncak kegiatan berlangsung setelah salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB melalui Majelis Haul. Acara tersebut diisi dengan pembukaan, pembacaan Maulid Diba’ Bil Ikhtisor, mauidhoh hasanah, doa maulid dan doa penutup.

Mukhamad Soleh menjelaskan, pelaksanaan haul juga menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama dan pendahulu yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut kini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Keluarga almarhum bersama generasi penerus turut mengambil peran dalam menjaga tradisi yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

“Sekarang kegiatan ini dijalankan bersama keluarga dan anak-anak beliau,” ujarnya.
Ia berharap Haul Akbar Sangar dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari tradisi keagamaan masyarakat Kota Pasuruan.

Lebih dari sekadar kegiatan doa bersama, haul tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta mengenang jasa dan keteladanan para ulama.

Nilai-nilai keagamaan yang diwariskan para pendahulu juga diharapkan dapat terus diteruskan kepada generasi muda sehingga tradisi tersebut tetap hidup dan memiliki makna bagi masyarakat di masa mendatang.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.