NATAL

Petahunan Festival 2026 Semarak, Sembilan Peserta Tampilkan Kreativitas Warga

0

KOTA PASURUAN – JATIM || Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Ribuan warga turut memeriahkan Petahunan Festival 2026 yang dikemas dalam karnaval budaya, Minggu Siang (13/9/2026)

Mengusung tema “Merayakan Budaya Warisan Bangsa”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

Bramanto Prambudi Sampurno S, AB. M.M, Selaku Lurah Petahunan Mengatakan Sebanyak sembilan peserta ambil bagian dalam karnaval. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kelompok warga, perwakilan RW, PAUD, PKK hingga komunitas yang ada di lingkungan Kelurahan Petahunan.

Karnaval diberangkatkan dari Kantor Kelurahan Petahunan. Peserta kemudian menyusuri rute yang telah ditentukan hingga berakhir di kawasan Rusunawa Petahunan yang menjadi lokasi finis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Gadingrejo Sanusi, Lurah Petahunan Bramanto Prambudi Sampurno, S.AB., M.M. beserta jajaran, Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Muchamad Toyib, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Karang Taruna Gozali, tim juri serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Muchamad Toyib memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Petahunan Festival 2026. Menurutnya, kegiatan yang digagas pemerintah kelurahan bersama pemuda dan masyarakat tersebut memiliki manfaat lebih dari sekadar hiburan.

Ia menilai kegiatan semacam ini mampu menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun keguyuban masyarakat di tingkat kelurahan.

“Terima kasih kepada adik-adik Karang Taruna yang setiap tahun selalu aktif mengadakan kegiatan dalam rangka HUT RI. Ini menjadi bagian penting dalam menjalin silaturahmi, khususnya bagi warga Kelurahan Petahunan,” ujar Toyib.

Apresiasi juga disampaikan kepada para ketua RT dan RW yang dinilai turut berperan dalam menggerakkan warga untuk ikut berpartisipasi.

Sementara itu, Ketua pelaksana Petahunan Festival 2026, Muhammad Anul Yakin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan yang kedua. Petahunan Festival sebelumnya digelar pada 2024, sedangkan pada 2025 kegiatan serupa tidak terlaksana.

“Alhamdulillah pada kesempatan kali ini, 13 September, kita bisa kembali mengadakan Petahunan Festival. Semoga kegiatan ini bisa menjadi hiburan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarwarga,” katanya.

Sembilan peserta yang mengikuti karnaval menampilkan beragam konsep dan kreativitas. Mereka terdiri dari SPS Bina Sejahtera, Pasukan Modal RT 4/RW 4, Ketibong KC dan Rempong RW 2, Rusunawa RW 8, Mantingmania Dusun Pecinan RW 8, Guyup Rukun Warga RW 3, Gang 2 Petahunan, Senam Taman Hayati RT 3/RW 8, serta BKK RW 5.

Menurut Anul Yakin, festival tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam memperingati HUT RI. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media untuk mengenalkan nilai-nilai budaya, sejarah dan semangat gotong royong kepada generasi muda.

“Festival ini bukan sekadar kegiatan tahunan. Kami ingin mengenalkan sejarah, pahlawan dan kebudayaan bangsa. Budaya merupakan identitas kita, mulai dari musik, kuliner, kerajinan hingga nilai gotong royong yang diwariskan para leluhur,” ungkapnya.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pasuruan, Kecamatan Gadingrejo, Kelurahan Petahunan, jajaran TNI-Polri, instansi terkait, DLHKP, BPBD Kota Pasuruan, para donatur serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.

Ketua Karang Taruna Wahyu NB mengatakan keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kekompakan panitia dan dukungan masyarakat. Selama pelaksanaan karnaval, warga juga turut menjaga ketertiban sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

Pemerintah Kelurahan Petahunan bersama Karang Taruna pun membuka peluang untuk mengembangkan kegiatan tersebut pada tahun mendatang. Bahkan, konsep gerak jalan unik yang pernah digelar pada 2024 menjadi salah satu gagasan yang kembali dipertimbangkan.

“Insyaallah tahun yang akan datang akan kami buat lebih meriah lagi. Banyak warga yang menanyakan gerak jalan unik seperti tahun 2024. Kemungkinan tahun depan pesertanya akan lebih banyak dan kegiatannya semakin meriah,” ujar Wahyu NB

Petahunan Festival 2026 akhirnya bukan hanya menjadi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menggali kreativitas warga, melestarikan budaya serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.