Dua Unit Damkar Yonif TP 868/Bantong Sakti Bantu Padamkan Kebakaran di Bolmong dan Kotamobagu, Nasli: Bukti TNI Hadir untuk Masyarakat
KOTAMOBAGU —Dua unit kendaraan pemadam kebakaran milik Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 868/Bantong Sakti turut bergerak aktif membantu penanganan bencana kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) maupun Kota Kotamobagu. Kehadiran mereka sangat berarti dalam upaya penanggulangan api yang melanda Desa Tungoi dan sejumlah wilayah lainnya.
Kasat Pol PP Nasli Paputungan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan dua unit damkar dari Yonif TP 868/Bantong Sakti sangat membantu proses pemadaman di lapangan, terutama di Desa Tungoi serta titik-titik kebakaran lain di Bolmong dan Kotamobagu.
“Kehadiran dua unit pemadam kebakaran milik Yonif TP 868/Bantong Sakti sangat membantu sekali dalam penanganan kebakaran, khususnya di Desa Tungoi dan beberapa wilayah lain di Bolmong maupun Kota Kotamobagu. Atas nama pemerintah daerah, saya sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Komandan Batalyon, Letkol Inf Mamiek Prananto Kurniawan, beserta seluruh prajuritnya, ini bukti TNI hadir ditengah masyarakat,” ungkap Nasli Paputungan.
Sementara itu, Komandan Yonif TP 868/Bantong Sakti, Letkol Inf Mamiek Prananto Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan wujud nyata keberadaan TNI di tengah masyarakat.
“Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan 868/Bantong Sakti di tengah bencana seperti ini adalah bukti bahwa TNI selalu hadir dan siap membantu masyarakat. Kami berada di sini untuk rakyat, dan setiap saat siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam upaya menyelamatkan harta benda maupun nyawa masyarakat,” ujar Letkol Inf Mamiek Prananto Kurniawan.
Sinergi antara TNI melalui Yonif TP 868/Bantong Sakti dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus terjalin erat, menunjukkan kekuatan kebersamaan dalam menghadapi bencana dan menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah Totabuan.(Andong)

