Rutan Kelas IIB Barru Ikuti Apel Bersama Yang Dirangkaikan dengan Deklarasi dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja
Barru – Jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru mengikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dirangkaikan dengan Deklarasi Janji Kinerja serta penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan terpusat dari Lapangan Banteng, Jakarta, pada Senin (5/1/2026).
Kegiatan apel bersama yang dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, ini diikuti oleh seluruh satuan kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Indonesia, termasuk Rutan Kelas IIB Barru, sebagai bentuk konsolidasi Nasional dalam mengawali pelaksanaan tugas dan penguatan komitmen kinerja di tahun 2026.
Dalam rangkaian kegiatan apel bersama tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, membacakan Deklarasi Janji Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang menjadi pedoman dan komitmen bersama bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Imigrasi sebagai bentuk penguatan tanggung jawab dan target kinerja yang harus dicapai pada tahun berjalan.
Sejalan dengan agenda nasional tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Barru bersama pejabat struktural dan seluruh pegawai turut mengikuti rangkaian kegiatan dengan melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Sipakalebbi Rutan Kelas IIB Barru pada hari yang sama.
Kepala Rutan Kelas IIB Barru menyampaikan bahwa rangkaian apel bersama, deklarasi kinerja, dan penandatanganan perjanjian kinerja ini merupakan awal komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sepanjang tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa perjanjian kinerja tersebut menjadi landasan kerja yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan pelayanan yang semakin optimal.


