NATAL

Keluhkan Debu Batu Bara, Warga Fatufia Tuntut Janji PT IMIP

0

Morowali – Aktifitas pembongkaran batu bara di kawasan Pelabuhan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) diprotes warga. Sebab keberadaan stockpile batu bara sangat berdampak buruk bagi masyarakat.

Warga pun berunjuk rasa, Sabtu (16/11/24). Mereka mendesak dan menuntut janji-janji perusahaan pada tahun 2023 lalu yang telah disepakati bersama masyarakat. Perjanjian tersebut tertuang dalam berita acara yang ditandatangani di atas materai.

Mereka menyuarakan tuntutannya melalui pengeras suara hingga membentangkan spanduk protes. Aksi kekesalan warga ini akan berlanjut hingga Selasa (19/11/24).

Ketua Aliansi Masyarakat Fatufia Bersatu, Halaudin, mengatakan, tujuan aksi damai kali ini adalah menuntut janji PT IMIP yang telah disepakati bersama masyarakat pada tahun 2023 lalu.

“Kami menuntut agar stockpile yang ada di kawasan Pelabuhan PT IMIP segera ditutup karena telah memberi dampak buruk bagi masyarakat”, kata Halaudin.

“Kami warga Fatufia yang mana tempatnya sangat berdekatan sekali dengan stockpile. Kampung kami menjadi kotor, tempat ibadah kami juga kotor. Karena itu kami datang untuk menuntut penutupan stockpile””, ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga khawatir akan kesehatan masyarakat akibat adanya stockpile batu bara tersebut.

Lanjut Halaudin, pada tahun 2023 lalu, warga juga telah melakukan aksi serupa dengan tuntutan yang sama, yakni penutupan stockpile batu bara.

Terkait keberadaan stockpile batu bara di Fatufia, ia menegaskan agar perusahaan dan pemerintah daerah tidak tutup mata demi menjaga kesehatan warga yang terdampak.

“Maka hari ini kami kembali melakukan aksi demo untuk tuntutan kami yang belum terpenuhi,” tandasnya.

Di sela-sela aksi demo, salah satu ibu-ibu mengungkapkan, bahwa Desa Fatufia kini terkepung debu batu bara. Menurutnya, hampir setiap hari dirinya disibukkan untuk membersihkan debu batu bara yang mengotori rumahnya.

“Di rumah saya debu batu bara banyak. Kaki juga sampai hitam karena debunya banyak di lantai. Anak-anak juga pada batuk,” katanya.

Atas dasar tersebut, ia bersama warga yang lain mendesak agar stockpile batu bara yang ada di kawasan Pelabuhan fatufia dapat segera ditutup.

Pantauan media ini, aksi demo diikuti oleh sejumlah warga yang terdiri dari Warga Desa Fatufia. (Al)

Leave A Reply

Your email address will not be published.