Waka II DPRD Bengkulu Selatan Prihatin Atas Kasus Bullying

0

BENGKULU SELATAN – Wakil Ketua 2 DPRD Bengkulu Selatan, Dendi Man Tarmizi, S.E., S.H., menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan bullying yang dilakukan oleh oknum guru kepada salah seorang muridnya di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pino Raya. Kasus ini terungkap pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2024, tepat di momen di mana seharusnya pendidikan dirayakan dan dihormati.

“Saya sangat prihatin mendengar kasus ini,” ujar Dendi Man Tarmizi. “Momen Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi momen untuk kita semua merenungkan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan bermartabat. Namun, kasus ini justru mencoreng nama baik dunia pendidikan.”

Dendi Man Tarmizi meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkulu Selatan untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan tegas. Beliau juga meminta agar oknum guru yang melakukan bullying dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya meminta Disdikbud Bengkulu Selatan untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan tegas,” kata Dendi Man Tarmizi.

Oknum guru yang melakukan bullying harus dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Kita tidak boleh mentoleransi tindakan kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi di lingkungan sekolah.

Kasus bullying ini telah menjadi perhatian publik setelah orang tua murid yang menjadi korban melaporkan kejadian tersebut ke Disdikbud Bengkulu Selatan. Berdasarkan informasi yang beredar, oknum guru tersebut memanggil muridnya ke lapangan untuk belajar membaca dan kemudian mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak pantas kepada murid tersebut. Akibatnya, murid tersebut mengalami trauma dan tidak berani masuk sekolah.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa bullying masih menjadi permasalahan yang serius di dunia pendidikan. Penting bagi semua pihak, baik guru, orang tua, maupun murid, untuk bekerja sama dalam mencegah dan memerangi bullying.

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua murid,” kata Dendi Man Tarmizi.

Kita harus memastikan bahwa setiap murid dapat belajar dengan aman dan bebas dari rasa takut, pungkasnya. (thor/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.