Boltim

KPU Bolsel Gelar Rakor Pemantapan Pengamanan Pilkada 2020

0

BOLSELKomisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka pemantapan tahapan dan pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

Rakor dihadiri ketua Komisioner KPU Sulawesi Utara (Sulut), Ardiles Mewoh yang juga sebagai pemateri, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, SIK, Komandan Pos TNI AL Bolsel, Mayor Laut (E) Andi Husain dan beberapa stackholder serta perwakilan pemkab Bolsel yang diwakili Asisten I, Ramli Abdul Madjid, Kasat Pol PP, dan Kepala Kesbangpol Bolsel,
Rakor Queen Resto, Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki. Selasa (25/8/2020).

Ketua KPU Bolsel Stanly Eskolano Kakunsi, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan hari ini sebagai langkah untuk proses pengamanan tahapan Pilkada.

“Kami memastikan pengamanan pilkada terutama proses pendaftaran bakal calon pada tanggal 4 sampai 6 september nanti,” tutur Eskolano saat membuka kegiatan.

KPU Bolsel Gelar Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020

 

Dikatakan juga partai politik harus memastikan kesiapan semua peserta Pilkada agar lebih memahami persyaratan terkait proses pendaftaran pasangan calon terutama PKPU Nomor 1 tahun 2020 terkait persyaratan pencalonan.

Baca juga :  DMI Sulut Bahas Program Kerja

Sementara, KPU Sulut Yessy Momongan, mengatakan pelaksanaan rakor ini dlakukan agar tidak ada kesalahan dalam proses dan tahapan Pilgub dan Pilkada tahun 2020. Selain itu disebutkan pentingnya menjaga keamanan pilkada hingga diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak untuk kesuksesan seluruh tahapan pilkada.

“Sebenarnya dalam pilkada ini tantangan dalam pengamanan itu ada di proses pendaftaran. Jadi saya minta pak Kapolres melakukan pencegahan-pencegahan tapi tetap bekerjasama dengan TNI serta instansi lainnya,” jelasnya.

Hal yang sama dikatakan Fijay Bumulo, SE devisi teknis penyelenggara menerangkan pihaknya akan terus berkoordinasi, bersinergi dengan semua stakeholder untuk pengamanan Pilkada.

“Secara teknis tingkat kerawanan dalam tahapan awal Pilkada ada di pendaftaran 4 Samapi 6 September dan penetapan calon tanggal 23 September. Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak bahkan sampai pada penentuan titik-titik APK,” pungkas Jay.

Sekadar informasi, KPU Bolsel selain menggelar rapat koordinasi pengamanan pilkada, juga melakukan sosialisasi pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Bupati dan wakil Bupati serta penyerahan bantuan bagi penyelenggara terdampak banjir di kecamatan tomini.

Rudi

Leave A Reply

Your email address will not be published.