Umat Tridharma Kotamobagu Sembahyang King Thian Kong, Minta Keamanan dan Ketentraman Bangsa Indonesia

0

KOTAMOBAGU– Umat Budha Tridharma Kota Kotamobagu memanjatkan segala permohonan dan doa bagi bangsa dan negara Indonesia pada sembahyang King Thian Kong, di Klenteng Tian Shang Sheng Mu Kung, Sabtu (1/2) malam.

Pemanjatan Doa yang dimulai pukul 23.00 WITA diikuti sanak keluargaa dari umat tridharma kitamobagu. “Kita namakan sembahyang Tuhan, meja tinggi. Momen kali ini doa yang paling utama, tentu saja meminta keamanan, ketentraman dan kemakmuran bagi bangsa Indonesia, serta lahan-lahan pertanian diberkati agar panen bisa sukses,” kata David Budiman, Kelenteng Tian Shang Sheng Mu Kung

“Yang terpenting, kita meminta agar semua umat dapat merayakan Cap Go Meh nanti dengan hikmat, tenang dan lancar.” sambungnya

Sementara itu Ketua Kelenteng Henny Lapian menambahkan, sembahyang meja tinggi ini, berbeda dengan ibadah lain karena hanya digelar setahun sekali. Itu sebabnya dekorasi dan peralatannya lebih lengkap.

“Ini salah satu sembahyang besar yang harus dilakukan usai perayaan Imlek” terang Ci Non sapaan akrab Henny Lapian.

Ia lebih lanjut menceritakan agenda sembahyang atau perayaan Cap Go Meh di Kotamobagu selama ini berjalan dengan baik berkat dukungan pemerintah Kotamobagu dan warga masyarakat
“Bersyukur, dukungan pemerintah dan waga menjunjung sangat tinggi nilai toleransi antarumat beragama, maupun etnis dan suku.” Tambahnya

Di Kota Kotamobagu sendiri perayaan Imlek dan Cap Go Meh selalu menarik antusias, khususnya bagi warga non-Tionghoa. Ini bisa dilihat saat prosesi King Thian Kong atau sembahyang meja tinggi berlangsung. Sejumlah warga yang datang, baik sekadar untuk menyaksikan atau bersilaturahmi.

“Dengan nuansa warna merah serta hiasan lampu lampion, saya selalu datang untuk melihat lansung prosesi sembahyang dan Mereka juga sangat welcome kok. Jadi, asyik,” ujar Salman warga Mongkonai saat ditemui Indonesiapost.ned di sekitar Kelenteng (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.