NATAL

Gaya Kepemimpinan Langsung Camat Kotamobagu Barat Kadri Damongayo: Turun ke Lapangan, Tuntaskan Masalah dari Akar

0

KOTAMOBAGU — Di tengah kerumitan persoalan yang menyelimuti enam kelurahan di wilayah Kecamatan Kotamobagu Barat, Camat Kadri Damongayo, S.E., menempuh jalan yang sederhana namun terbukti efektif: turun langsung ke lapangan, berbaur dengan warga, dan mencari solusi bersama dari tingkatan paling bawah.

Berbagai persoalan mulai dari penanganan sampah, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga permasalahan sosial kemasyarakatan yang kompleks, diselesaikan tidak hanya dari balik meja kerja, melainkan melalui pertemuan langsung bersama para Lurah, Ketua RW, Ketua RT, hingga pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di setiap kelurahan.

“Kami tidak bisa hanya menunggu laporan di kantor. Saya harus turun, melihat langsung, mendengar keluh kesah warga, dan berdiskusi bersama para pemuka di tingkat paling bawah. Dari sana kita tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang harus dilakukan,” ujar Kadri Damongayo saat ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya, Rabu (24/9/2026).

Menurut Kadri, pendekatan komunikasi langsung ini menjadi kunci agar setiap permasalahan ditangani secara tepat sasaran. Mulai dari tumpukan sampah yang belum terangkut, keterlambatan pembayaran PBB, hingga persoalan-persoalan kecil yang jika dibiarkan bisa membesar, semuanya didudukkan bersama di tempat kejadian.

“Setiap kelurahan punya karakter dan masalah yang berbeda. Cara menyelesaikannya pun tidak bisa sama. Dengan turun langsung, saya bisa memahami keunikan setiap masalah dan mencari solusi yang paling pas bersama para pengurus yang paling dekat dengan warga,” tambahnya.

Bagi Kadri, langkah ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan sebuah tanggung jawab yang diemban selaku pemimpin wilayah. Sebagai Camat, ia merasa wajib hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada acara resmi, melainkan saat warga membutuhkan penyelesaian masalah.

“Tanggung jawab saya ada di sini, di tengah masyarakat. Jika ada masalah, saya harus tahu, saya harus hadir, dan saya harus mencari jalan keluarnya bersama-sama. Itulah prinsip yang saya pegang,” tegasnya.

Para Lurah dan pengurus masyarakat di enam kelurahan Kecamatan Kotamobagu Barat pun menyambut baik gaya kepemimpinan Kadri. Kehadirannya yang luwes, terbuka, dan cepat merespons membuat koordinasi berjalan lebih ringan dan masalah terselesaikan lebih cepat.

Kadri berjanji akan terus mempertahankan pola kerja ini. Selama dipercaya memimpin Kecamatan Kotamobagu Barat, ia memastikan kehadirannya akan selalu dirasakan warga, bukan sebagai pejabat yang jauh, melainkan sebagai pemimpin yang berjalan berdampingan dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Kita selesaikan bersama, mulai dari hal yang paling dekat dengan warga. Itulah cara yang paling efektif,” pungkas Kadri.(And)

Leave A Reply

Your email address will not be published.