NATAL

RSUD Grati Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis, Manfaatkan Teknologi 3D ABUS

0

PASURUAN – JATIM || Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara terus dilakukan RSUD Grati. Salah satunya melalui kegiatan bakti sosial (baksos) pemeriksaan kanker payudara dengan memanfaatkan teknologi 3D Automated Breast Ultrasound (ABUS).

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (10/9/2026) tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 75 pasien telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung sejak 2 hingga 12 September 2026.

Direktur RSUD Grati, dr. Dian Arie Setiawati, mengatakan pelaksanaan skrining dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hingga Kamis, tercatat sebanyak 25 peserta telah menjalani pemeriksaan menggunakan teknologi ABUS.

“Untuk hari ini sudah ada 25 pasien yang mengikuti deteksi dini kanker payudara menggunakan ABUS. Pemeriksaannya berjalan lancar dan peserta juga bisa mengikuti proses sesuai jadwal,” ujar Dian.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi ABUS menjadi salah satu upaya rumah sakit memberikan layanan pemeriksaan yang lebih nyaman bagi masyarakat, khususnya perempuan yang ingin mengetahui kondisi kesehatan payudaranya sejak dini.

ABUS menggunakan teknologi gelombang ultrasound sehingga pemeriksaan tidak menggunakan radiasi. Selain itu, teknologi tersebut diklaim mampu memberikan gambaran jaringan payudara secara lebih menyeluruh dalam proses skrining.

Dian juga menyebutkan bahwa penggunaan ABUS memiliki sejumlah keunggulan, termasuk waktu pemeriksaan yang relatif singkat serta memberikan kenyamanan bagi pasien.

“Pada prinsipnya tidak sakit. Teknologi ABUS ini juga merupakan teknologi ultrasound dari GE untuk skrining payudara perempuan yang telah mendapatkan persetujuan FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan menggunakan ABUS dapat menjadi bagian penting dalam upaya menemukan adanya kelainan atau tanda-tanda kanker payudara pada tahap awal. Deteksi lebih dini dinilai dapat membantu proses penanganan apabila ditemukan adanya indikasi penyakit.

Karena itu, Dian mengajak masyarakat, terutama perempuan, untuk tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi tubuh merupakan langkah penting untuk mencegah keterlambatan penanganan.

“Yang paling penting masyarakat harus lebih menyayangi dirinya sendiri. Kalau kanker payudara bisa ditemukan sejak dini, intervensinya akan lebih mudah dan peluang keberhasilan terapinya juga akan lebih baik,” katanya.

Program pemeriksaan gratis tersebut juga mendapat apresiasi dari peserta. Salah satunya Dewi, warga Kecamatan Grati, yang sengaja memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Dewi mengaku sebelumnya memang telah berencana melakukan pemeriksaan, namun baru bisa terlaksana setelah mengetahui adanya program baksos yang digelar RSUD Grati.

“Seharusnya awal tahun kemarin sudah periksa. Karena sekarang ada pemeriksaan gratis, saya langsung mendaftar. Alhamdulillah hasilnya baik-baik saja,” ungkapnya.

Baksos ini diharapkan tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat, tetapi juga mendorong semakin banyak perempuan untuk melakukan deteksi dini dan tidak menunggu munculnya keluhan sebelum memeriksakan kondisi kesehatannya.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.