Pemkab Asahan Gelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah untuk Percepat Penanggulangan Stunting
ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah sebagai bagian pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sekaligus upaya percepatan penanggulangan stunting pada remaja putri, yang dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Kegiatan berlangsung di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Selasa (28/7/2026).
Gerakan Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri melalui edukasi gizi seimbang, pembiasaan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pemeriksaan kadar Hemoglobin untuk mendeteksi secara dini risiko anemia. Sasaran kegiatan sebanyak 450 siswi dari lingkungan SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah setempat.
Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., menyambut baik terpilihnya lembaganya sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap perhatian Pemkab Asahan terhadap dunia pendidikan terus berlanjut. “Kami tidak hanya membekali peserta didik dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama, agar lahir generasi yang sehat fisik, kuat mental, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, M.K.M., melaporkan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran remaja putri agar rutin mengonsumsi TTD setiap minggu, menjaga aktivitas fisik, serta menerapkan pola makan bergizi. Sekolah diharapkan menjadikan Aksi Bergizi kegiatan rutin setiap hari Jumat. “Remaja putri adalah calon ibu di masa depan. Jika gizinya terjaga, terhindar dari anemia, maka ia mampu memutus mata rantai stunting dan melahirkan generasi sehat yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sambutan sekaligus amanat Bupati Asahan disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Asahan membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dirangkaikan dengan kegiatan merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, bertujuan mendeteksi dini faktor risiko kesehatan sekaligus membentuk kesadaran pelajar agar peduli kesehatan diri sendiri.
“Konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin adalah langkah sederhana namun sangat bermakna. Remaja putri yang sehat dan bebas anemia kelak akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Inilah kunci memutus mata rantai stunting di Kabupaten Asahan,” pesan Mohammad Azmy Ismail.
Usai amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Pemkab Asahan kepada pihak yayasan, penampilan yel-yel Gerakan Aksi Bergizi oleh para siswa, serta pemberian Tablet Tambah Darah secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan kepada perwakilan siswi. Rombongan kemudian meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan skrining anemia yang dilakukan tenaga kesehatan.
Kegiatan dihadiri pula oleh Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Camat Air Batu, serta para kepala puskesmas, kepala desa, guru, dan tamu undangan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.(RD)

