NATAL

Pemasangan Keramik Jadi Penanda Mushola TMMD Ke-127 Segera Tuntas

0

PASURUAN – JATIM || Di tengah hamparan material bangunan dan aroma semen yang masih basah, prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tampak tekun memasang satu per satu kepingan keramik lantai mushola yang tengah dibangun di Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/3/2026).

Dengan seragam loreng yang mulai berdebu, para anggota Satgas bekerja penuh ketelitian. Garis demi garis diukur agar tetap lurus, adukan semen diratakan, lalu keramik ditempel perlahan supaya tersusun rapi dan presisi.

Setiap tahapan dikerjakan dengan kehati-hatian, menyadari bahwa bangunan tersebut kelak menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kebersamaan warga.

Pembangunan mushola ini merupakan bagian dari program TMMD Ke-127 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.

Di sela pekerjaan, sejumlah warga turut membantu. Suasana kebersamaan pun terasa hangat. Canda ringan sesekali terdengar di antara aktivitas, namun tangan-tangan mereka tetap bergerak menyelesaikan pekerjaan yang telah memasuki tahap akhir.

Serka Ubay, salah satu personel Satgas TMMD, menjelaskan bahwa pemasangan keramik menjadi penanda penting karena pembangunan mushola kini memasuki proses finishing.

“Kami berupaya mengerjakan dengan maksimal agar mushola ini nantinya nyaman digunakan warga untuk beribadah. Harapannya, keberadaan mushola ini bisa membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Bagi warga Dusun Kili, pembangunan mushola tersebut bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, mushola menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian. Setiap keping keramik yang terpasang merepresentasikan kerja keras, solidaritas, serta harapan akan lingkungan yang semakin religius dan harmonis.

Perlahan namun pasti, mushola yang dahulu sebatas rencana kini mulai berdiri kokoh. Lantai yang kian rapi menjadi bukti bahwa impian warga untuk memiliki tempat ibadah yang layak segera terwujud, hasil sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat yang bekerja dengan hati.

PASURUAN — Di tengah hamparan material bangunan dan aroma semen yang masih basah, prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tampak tekun memasang satu per satu kepingan keramik lantai mushola yang tengah dibangun di Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/3/2026).

Dengan seragam loreng yang mulai berdebu, para anggota Satgas bekerja penuh ketelitian. Garis demi garis diukur agar tetap lurus, adukan semen diratakan, lalu keramik ditempel perlahan supaya tersusun rapi dan presisi.

Setiap tahapan dikerjakan dengan kehati-hatian, menyadari bahwa bangunan tersebut kelak menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kebersamaan warga.

Pembangunan mushola ini merupakan bagian dari program TMMD Ke-127 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.

Di sela pekerjaan, sejumlah warga turut membantu. Suasana kebersamaan pun terasa hangat. Canda ringan sesekali terdengar di antara aktivitas, namun tangan-tangan mereka tetap bergerak menyelesaikan pekerjaan yang telah memasuki tahap akhir.

Serka Ubay, salah satu personel Satgas TMMD, menjelaskan bahwa pemasangan keramik menjadi penanda penting karena pembangunan mushola kini memasuki proses finishing.

“Kami berupaya mengerjakan dengan maksimal agar mushola ini nantinya nyaman digunakan warga untuk beribadah. Harapannya, keberadaan mushola ini bisa membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Bagi warga Dusun Kili, pembangunan mushola tersebut bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, mushola menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian. Setiap keping keramik yang terpasang merepresentasikan kerja keras, solidaritas, serta harapan akan lingkungan yang semakin religius dan harmonis.

Perlahan namun pasti, mushola yang dahulu sebatas rencana kini mulai berdiri kokoh. Lantai yang kian rapi menjadi bukti bahwa impian warga untuk memiliki tempat ibadah yang layak segera terwujud, hasil sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat yang bekerja dengan hati.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.