NATAL

Gercep! Gubernur YSK Perbaiki Jembatan dan Jalan yang Rusak di BMR

0

BOLMONG- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), bentul-betul memberikan perhatian serius bagi pembangunan infrastruktur di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Salah satunya yaitu pembangunan jembatan yang menghubungkan desa Serasi dan Ikarat, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Jembatan yang membentang di atas sungai tersebut menjadi satu-satunya akses vital bagi warga namun kini kondisinya sangat memprihatinkan: kayu lapuk, dan membahayakan pengguna.

Mengetahui kondisi jembatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus langsung merespon untuk segera ditangani dengan cepat. Gubernur Yulius menyatakan jembatan desa Serasi masuk dalam skala prioritas perbaikan.

Melalui instansi teknis terkait turun langsung untuk mengecek kondisi jembatan yang viral. Alhasil, jembatan itu akan diperbaiki.

“Hari ini kita periksa tingkat kerusakan. Setelah itu, kita mulai pengukuran untuk perbaikan,” Kata Kepala UPTD wilayah II Cabang Dinas PUPR Sulut Lucky Sugeha, Senin (9/2/2026)

Lucky menjelaskan bahwa sambil menunggu proses penganggaran perbaikan, pihaknya lebih dulu merehabilitasi kayu-kayu yang membentang jembatan tersebut untuk diganti. Hal ini dilakukan karena menurutnya, agar akses jembatan tersebut tidak membahayakan bagi pengguna jalan.

Lanjut Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa tiga jembatan yang berada di wilayah tersebut. Tiga jembatan itu berada di Ponompian, Serasi dan Totabuan. Sementara sesuai perhintungan dari tim teknis membutuhkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk perbaikan lantai di tiga jembatan yang menggunakan kayu kelas 1.

“Untuk penanganan darurat saat ini kami menggunakan alokasi anggaran rutin jalan UPTD wiayah II sebesar Rp 150 juta,” jelasnya.

Kendati begitu kata Lucky, dana tersebut masih belum bisa menutupi seluruh kerusakan. Olehnya pihaknya merehabilitasi jembatan ketiga pada STA 5+400 yang tingkat kerusakannya mencapai 80 persen. Sedangkan jembatan pertama pada STA 0+900 dan jembatan kedua pada STA 5+100 lantainya alam direhab menyesuaikan dengan dana yang tersedia.

“Kalau untuk perbaikan plat lantai jembatan yang di cor beton harus dikaji konsultan perencana karena ini menyangkut kekuatan abutmen, oprit dan pembebanan dari kontruksi rangka baja jembatan. Ini membutuhkan estimasi anggaran 2 sampai 5 Miliar,” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa sesuai petunjuk Kadis PUPR Provinsi menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar dapat berhati-hati saat melintasi jalan tersebut, untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kami juga memohon pengertian dari masyarakat untuk bersabar karena secepatnya kerusakan pada lantai jembatan akan kami perbaiki,” jelas Sugeha

Sebelumnya, Gubernur Sulut melalui juru bicara sekaligus Plh Kadis Kominfo Sulut, Denny Mangala menyampaikan segera memperbaiki jembatan tersebut di tahun ini. Menurutnya, gubernur sangat menunjukan keprihatinannya terhadap semua fasilitas umum, termasuk terutama prasarana transportasi darat vital yang mencakup jaringan jalan maupun jembatan menopang aktivitas masyarakat dan peningkatan perekenomian masyarakat yang ada di wilayah Sulut.

”Pak Gubernur sangat responsif terhadap kondisi infrastruktur di Sulut, termasuk Jembatan yang ada di Desa Serasi. Dan sudah masuk daftar prioritas tahun ini dan sudah dalam proses,” ujar Denny

Pemprov Sulut menganggarkan dana sekitar ratusan miliar untuk perbaikan beberapa jembatan di ruas jalan Penghubung Desa Serasi-Kotamobagu, namun pekerjaan dikerjakan secara menyeluruh sehingga butuh kesabaran masyarakat.

” Mudah mudahan dananya akan segera turun secepatnya. Kami himbau demi keselamatan pengguna jalan harus berhati hati ketika melintas di jembatan, ” Tutupnya.*

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.