NATAL

Bahas RKPD 2027, Wabup Pasuruan Tekankan Strategi Penguatan Investasi

0

PASURUAN – JATIM || Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak di awal tahun 2026. Berbagai strategi dan tahapan pembangunan pun mulai diproyeksikan untuk diimplementasikan pada tahun-tahun mendatang.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan bahwa fokus tahapan pembangunan pada tahun 2027 akan menyasar sejumlah sektor krusial.

Di antaranya penguatan potensi daerah serta regulasi investasi. Hal tersebut sejalan dengan tema Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pasuruan, yakni Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi dengan Dukungan Kolaborasi Vertikal dan Horizontal.

“Isu strategis pembangunan Kabupaten Pasuruan tahun 2027 juga mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, penanganan bencana, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemerataan kualitas infrastruktur wilayah,” ujar Wabup yang akrab disapa Gus Shobih.

Hal itu disampaikan Gus Shobih saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2027 yang digelar di Finna Golf & Country Club, Selasa (13/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gus Shobih juga menjabarkan sejumlah isu strategis lainnya, seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendanaan kreatif, penguatan kolaborasi pentahelix, serta peningkatan digitalisasi tata kelola data dan informasi yang terintegrasi.

“Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan Rancangan Awal RKPD sebagai bentuk implementasi pendekatan partisipatif.

Melalui forum ini, seluruh Perangkat Daerah dan pemangku kepentingan diberikan ruang untuk menyampaikan saran dan masukan guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 peserta.

Mereka berasal dari unsur Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur, instansi vertikal, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan dan pondok pesantren, pelaku usaha, perbankan, hingga organisasi profesi dan organisasi kemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi ajang diskusi untuk menghimpun masukan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan. Seluruh hasil pembahasan akan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani perwakilan stakeholder dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan Tahun 2027,” jelasnya.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, Wabup Gus Shobih menandatangani Berita Acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan Tahun 2027.

Penandatanganan tersebut disusul oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasuruan Temi Yudha Triwidya Sasongko, serta sejumlah pimpinan lainnya.(AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.