TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan Gelar Sosialisasi Pemuda Anti Narkoba di Wonosari
PASURUAN – JATIM || Program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0819/Pasuruan menghadirkan sosialisasi Pemuda Anti Narkoba di Pendopo Balai Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang memberikan edukasi terkait bahaya narkoba, dampak hukum, hingga langkah pencegahan sejak dini di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Peserta kegiatan terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar, serta warga setempat. Mereka tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif dalam sesi tanya jawab.
Danramil 0819/05 Grati, Kapten Arm Nur Hidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan bangsa dari ancaman narkoba.
“Pemuda adalah harapan bangsa dan menjadi garda terdepan dalam menjaga moralitas serta keutuhan bangsa. Karena itu, kami berupaya memberikan pemahaman agar mereka terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan nonfisik dalam program TMMD memiliki peran yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan karakter, kesadaran hukum, dan wawasan generasi muda menjadi fondasi utama dalam menciptakan desa yang maju dan bebas dari narkoba.
Kapten Nur Hidayat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.
“Kita semua memiliki tanggung jawab melindungi generasi muda. Tanpa dukungan bersama, upaya pemberantasan narkoba tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, narasumber dari Dispora memaparkan berbagai jenis narkotika yang kerap beredar di kalangan remaja, modus peredaran yang semakin beragam, serta dampak buruk yang ditimbulkan, baik dari sisi kesehatan, psikologis, sosial, hingga masa depan pendidikan dan karier.
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba, termasuk pentingnya melaporkan kepada pihak berwenang.
Melalui kegiatan ini, para pemuda Desa Wonosari diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan berperan aktif menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Program TMMD ke-127 Kodim 0819/Pasuruan sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga penguatan mental, wawasan kebangsaan, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan dan tantangan sosial di tengah masyarakat. (AL)


