NATAL

Kirab Budaya Warnai Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340, Guyub rukun

0

KOTA PASURUAN – JATIM || Pemerintah Kota Pasuruan menggelar peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 Tahun 2026 dengan khidmat dan penuh makna, Minggu (8/2/2026).

Acara tersebut dihadiri jajaran DPRD Kota Pasuruan beserta istri, unsur Forkopimda Kota Pasuruan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Momentum peringatan hari jadi kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Kapolresta Pasuruan Kota, AKBP Yudo. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan ucapan selamat ulang tahun disertai doa agar Kapolresta senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kelancaran rezeki, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan Kota Pasuruan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Wali Kota Pasuruan periode 2000–2010 Aminur Rahman, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan beserta istri, serta perwakilan konsulat asing.

Adapun tamu dari perwakilan konsulat asing antara lain Konsulat Jepang Mr. Takonai Susumu, PhD, Kepala Konsulat Taiwan Mr. Ishak Cui, serta Wakil Konsulat Taiwan Mr. Petrat Liu.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Pasuruan mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat mengikuti rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340.

Disebutkan bahwa usia 340 tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun dari waktu, doa, dan pengabdian tanpa henti. Kota Pasuruan tumbuh dari generasi ke generasi dengan berbagai dinamika dan tantangan, berlandaskan kearifan lokal, semangat kebersamaan, serta perjuangan para pendahulu.

Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan tidak hanya menjadi seremoni, melainkan momentum refleksi dan evaluasi untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Kota Pasuruan yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sejarah Kota Pasuruan tidak terlepas dari sosok Untung Surapati yang pada tahun 1686 menerima titah memimpin Pasuruan dengan gelar Raden Adipati Wironegoro. Di bawah kepemimpinannya hingga tahun 1706, Pasuruan berkembang sebagai wilayah yang berdaulat dan strategis. Penetapan hari penobatan Untung Surapati tersebut kemudian dijadikan sebagai Hari Jadi Kota Pasuruan.

Nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, serta semangat perlawanan terhadap ketidakadilan yang diwariskan Raden Adipati Wironegoro dinilai tetap relevan dan menjadi sumber inspirasi hingga saat ini.

Mengusung tema “Guyub Rukun, Bareng-bareng Bangun Pasuruan Kuto Anugrah”, peringatan hari jadi ini mencerminkan karakter masyarakat Kota Pasuruan yang menjunjung tinggi kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.

“Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara kolaboratif oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, serta seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.

Menutup rangkaian sambutannya, Wali Kota Pasuruan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan meneguhkan identitas daerah.

“Monggo guyub rukun, bareng-bareng bangun Kota Pasuruan Kuto Anugrah,” tuturnya. (AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.