NATAL

SMAN 1 Pandaan Raih Juara Umum Kompetisi Marching Band Internasional

0

PASURUAN – JATIM || SMAN 1 Pandaan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum dalam kompetisi marching band tingkat dunia, Jakarta Drum Corps International (JDCI) 2025.

Ajang internasional tahunan tersebut digelar pada 19–21 Desember 2025 di Jakarta International Velodrome (JIV).

Dalam kejuaraan ini, Tim Marching Band SMAN 1 Pandaan tampil pada kategori Street Parade, yakni kompetisi parade jalanan yang menitikberatkan pada kekompakan formasi, musikalitas, serta daya tarik visual pertunjukan.

Hasilnya, tim asal Kabupaten Pasuruan tersebut sukses memborong lima penghargaan sekaligus, yakni Best Costume, Best Music Performance, Best Visual Performance, Best Overall Impression, serta Best Drum Major/Mayoret.

Dengan raihan tersebut, SMAN 1 Pandaan dinobatkan sebagai Juara 1 sekaligus Juara Umum, dan berhak membawa pulang Piala Bergilir JDCI kategori Street Parade.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Pandaan, Imad, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam JDCI 2025 merupakan pengalaman pertama bagi sekolahnya. Meski berasal dari daerah, seluruh tim menunjukkan semangat juang tinggi dan menjalani latihan intensif demi memberikan penampilan terbaik.

“JDCI adalah ajang bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Hongkong, dan negara lainnya. Anak-anak berjuang luar biasa,” ujar Imad saat mendampingi para siswa, Senin (5/1/2026).

Pada kompetisi tersebut, tim SMAN 1 Pandaan menampilkan aransemen baru dari lagu populer “APT” yang dipopulerkan Bruno Mars feat Rose BLACKPINK. Tak hanya mengandalkan kualitas musikal, pemilihan kostum juga disesuaikan dengan konsep lagu, sehingga berhasil memukau juri dan penonton.

Menurut Imad, tantangan utama justru datang dari perubahan lokasi lomba. Awalnya parade direncanakan berlangsung dari Bundaran HI menuju Monas, namun akibat faktor cuaca, lokasi dipindahkan ke JIV dengan medan yang berkelok.

“Formasi harus diubah total karena medannya berbeda. Itu tantangan tersendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pandaan, Teguh Hariawan, mengaku bangga atas prestasi gemilang yang diraih para siswanya. Ia menilai kerja keras dan latihan tanpa henti akhirnya terbayar lunas.

“Saya benar-benar bangga. Latihan panjang dan melelahkan itu akhirnya membuahkan hasil,” tegasnya.

Untuk menunjang performa maksimal, SMAN 1 Pandaan mendatangkan delapan pelatih dan dua konsultan profesional. Menurut Teguh, peran konsultan sangat penting untuk mengukur kebutuhan tim agar mampu bersaing di level dunia.

“Ke depan, tantangannya adalah mempertahankan prestasi ini. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak, mulai orang tua, pelatih, pembina, sponsor, hingga para siswa sebagai pemain utama,” pungkasnya. (AL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.